(0274) 513 301, 515 352. Ext. 51513

KAMPUNG MUSIM KISAH ANAK-ANAK HULU MAHAKAM (2016)

by Claudia G. Unyang - ISBN: 978-602-6369-03-1
Ketersediaan:
Kosong
KAMPUNG MUSIM KISAH ANAK-ANAK HULU MAHAKAM (2016)

“...di balai adat Noha Boan, kami berbaris dan menari berkeliling dengan iringan gong dan kendang. Banyak orang memakai pakaian yang serba aneh. Ada yang pakai baju tentara, daster, dan lain-lain. Kami semua bersuka cita." –Claudia Gradiola Unyang
"Hutan Kalimantan memang indah. Maka harus kita jaga dan lestarikan. Bukan malah dirusak. Kami memang berburu dan cari Ikan, tapi caranya baik-baik. Kami cari ikan pakai jala, berburu pakai anjing pemburu, jeral, atau tombak. Itu kebutuhan hidup kami Yang merusak alam itu ya mereka yang cari ikan pakai dupon, setrum, atau berburu pakai ranjau." –Valentino Ronald Bajud
Meskipun saya tinggal di perbatasan yang serba kekurangan, saya tetap senang jadi anak Indonesia. Semoga Indonesia semakin maju, dan pemerintah semakin perhatian pada daerah perbatasan seperti kampung kami ini Terutama di bidang pendidikan, biar orang-orang di kampung ini berpendidikan dan bisa memajukan kampung. –Ahmad Dani
"Hari sudah gelap, kami siap nyelam. Kami gantian turun ke sungai, nyelam membawa baket dan senter. Kami memburu ikan pakai senter. Kami senang mencari ikan di sungai kecil, karena ikannya besar-besar." –Fitrah. A. Imen
"Baru saja aku terlena kisah menegangkan Bapak yang membawa tombak berjuang bersama para anjing pemburu menghadapi babi ganas di hutan. Lalu aku tertegun memandang piringku. Ih.. enak betul aku ini tinggal tangkap 'babi ganas' itu pakai piring.” –Agnes W.P.
Kampung-kampung dl hulu Mahakam ini tldak hanya mengalami dua musim! Ayo baca kisah anak-anak hulu Mahakam ini dalam beraktifitas bersama musim, alam, dan budaya. Ada serunya berpesta di musim panen padi, asiknya cari ikan di musim ikan mudik, berburu di musim babl berenang, sampal menearl durlan dl musim buah. Lewat cerita-cerita seru ini kita juga akan belajar tentang uniknya budaya Dayak Penihing dan kehidupan masyarakat perbatasan. Long Apari, Kalimantan Timur.
Rp. 60,000 
Jumlah:
Penerbit Penerbit USD
Perkiraan Berat 0 gram
Tahun Terbit 2016
Halaman 88
Kategori Buku